Pande Nyoman Ita Wulandari

Setelah mengenal dan mendalami LVE, saya merasa menjadi pribadi yang lebih tenang. Ketenangan itu muncul dengan lebih mudah setelah saya mengenal dan melakukan aktivitas hening. Saya juga belajar bagaimana cara yang baik dalam menangani konflik mana yang sangat sering saya hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Saya jadi bisa mengatasinya dengan lebih tenang tanpa menghakimi.

Hal istimewa yang saya selalu ingat adalah ketika saya mendapat satu buah Kartu Kebajikan Inspirasional LVE setelah mengikuti aktivitas nilai bersama staff di tempat saya bekerja, Yayasan Karuna Bali. Kartu itu bertuliskan “Saya Toleran. Toleransi membuat saya kuat. Saya melihat tapi juga tak melihat. Saya mendengar tapi juga tak mendengar. Apapun yang terjadi, saya tidak bereaksi dan saya memilih untuk tetap damai.” Kartu ini semakin menguatkan saya untuk tetap tenang dalam menghadapi segala situasi dan memilih untuk merespon sesuatu dengan tepat tanpa menghakimi orang lain dari apapun yang saya lihat dan dengar.

Kartu Kebajikan Inspirasional LVE “Saya Toleran”

Topik-topik yang dibahas saat Lokakarya LVE juga sangat mudah diterapkan dalam kehidupan saya sehari-hari. Salah satu topik yang juga berkesan bagi saya adalah Mendengar Aktif (Active Listening). Sesi Mendengar Aktif membantu saya mendengarkan dengan baik lawan bicara saya. Dulu, mendengarkan dalam waktu lama adalah hal yang sedikit membosankan bagi saya. Saya sangat bersyukur karena diperkenalkan nilai-nilai sehingga saya bisa lebih menghargai diri saya maupun orang lain. Terima kasih LVE 🙂

Pande Nyoman Ita Wulandari

Short Course Officer di Campuhan College, Yayasan Karuna Bali

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment