LVE Membantu Meningkatkan Kualitas Hubungan di Keluarga Saya

Pemahaman tentang lima kebutuhan emosi dasar melalui LVE, bahwa setiap orang butuh merasa aman, dikasihi, dihargai, dipahami, dan bernilai, membantu saya lebih mengerti diri sendiri dan orang lain. Saya pun lebih peka pada kebutuhan diri dan orang-orang terdekat, yaitu istri, anak-anak, dan orangtua. Wayan Rustiasa Selain itu, keterampilan mengajukan pertanyaan terbuka dan mendengarkan aktif di…

LVE menyumbang Keharmonisan

LVE membangun kesadaran-kesadaran baru dalam diri saya. Misalnya kesadaran bahwa sebenarnya begitu banyak yang bisa dikerjakan. Kadang, ada hal-hal yang tidak bisa dibenahi karena kesibukan di luar, sebenarnya bisa direalisasikan dengan aktivitas Rekindling the Dream (kembali menghidupkan mimpi). Contohnya selama pandemi saya menghidupkan kembali dan merealisasikan hal-hal sederhana yang ingin saya lakukan bersama keluarga seperti…

LVE Melembutkan Komunikasi Saya

Pengalaman bagaimana saya diperlakukan semasa kecil, tanpa disadari masih terekam di alam bawah sadar dan berpengaruh terhadap perkembangan kedewasaan emosi saya. Misalnya, bagaimana saya menilai diri, melihat diri sendiri dan orang lain, berinteraksi dan merespon orang lain. Setelah mengenal LVE, saya mulai memahami betapa pentingnya memenuhi lima kebutuhan emosi dasar. Saya merasa kebutuhan itu belum…

Menumbuhkan Empati bersama LVE

Untuk diri saya pribadi, manfaat LVE terasa luar biasa sekali. Yang paling terasa, saya merasa lebih kalem dan rileks menyikapi di sekitar saya. Bisa lebih empatik melihat situasi orang lain. Semoga itu berarti saya sudah bisa lebih rileks dengan pikiran saya sendiri. Juga untuk keluarga, manfaat pendekatan LVE sudah sempat saya rasakan. Kebetulan, beberapa tahun…

LVE Membantu Saya Lebih Peduli

Alhamdulillah, LVE banyak memberikan manfaat dalam hidup saya. Sehari-hari, saya sering menerapkan mendengar aktif (active listening) yang ada dalam LVE. Kini, saya bisa menjadi pendengar yang baik. Sebelumnya, ketika ada orang yang bercerita, saya suka langsung berkomentar. Selain itu, saya juga pernah memisahkan orang yang berkelahi di pinggir jalan menggunakan resolusi konflik LVE, namun dimodifikasi…

LVE dalam Keluarga: Peaceful Parents, Cool Children

Melalui ayah-bunda anak belajar the Do’s and Dont’s. Anak menyaksikan langsung perilaku yang bermuatan nilai dan tidak. Tak satu pun orangtua dapat mengasuh anak dengan sempurna, sebab rata-rata pasangan tidak pernah sekolah menjadi orangtua. Pengalaman ketika dulu diasuh menjadi rujukan mengasuh anak. Sebuah pola asuh warisan. Menurut Psikologi Keluarga, perilaku manusia 83% dipengaruhi yang dilihat,…

Pendidikan Nilai untuk Remaja: “Menyemai” Manusia Unggul

Masa remaja dianggap sebagai masa transisi yang remaja sering ragu akan perannya dan ini memberi waktu untuk mencoba gaya hidup berbeda, menentukan pola perilaku, nilai dan sifat yang sesuai baginya (Hurlock, 1980). Masa transisi juga masa pencarian jati diri yang membuat remaja rentan terhadap ‘tindakan kenakalan’, istilah bagi rentang perilaku mulai dari yang tidak dapat…

LVE sebagai Kontrol Diri

Manfaat LVE bagi saya adalah sebagai kontrol diri atas sikap dan perbuatan saya kepada diri sendiri atau orang lain. Saya menjadi mampu menahan, megurangi atau menghilangkan hal negatif yang mungkin akan muncul. Jika hal negatif terlanjur terjadi, maka dengan kontrol yang saya miliki, saya dapat langsung memperbaikinya. Ini pun berpengaruh dalam hidup bersosialisasi dengan orang…

Kesan dan Pesan Elis Natalina Huwa, Koordinator Nasional untuk LVE di Indonesia Periode Tahun 2017-2019, untuk Living Values Indonesia (LVEI)

Elis Natalina Huwa atau biasa dipanggil Elis, bertugas sebagai Koordinator Nasional LVE di Indonesia sejak Desember 2017 hingga April 2020. Selama masa itu, banyak kontribusi yang diberikan olehnya. Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang project management, Elis dalam masa tugasnya terus membenahi dan mengembangkan program LVE di Indonesia. “Saya sangat senang karena sudah mendapat kesempatan berperan…

LVE yang Berkelanjutan di PUSPADI Bali

Sebuah Lokakarya LVE bagi para pendamping komunitas dari PUSPADI Bali telah terlaksana dengan baik dan penuh kegembiraan di Annika Linden Center, Denpasar. Sebanyak 19 peserta belajar dan berlatih metode dan keterampilan menghidupkan nilai selama 3 hari dari tangal 7 – 9  Februari 2020. Lokakarya  ini difasilitasi oleh I Made Perdana Skolastika dan Philip Yusenda berlangsung…