Single Mom’s Diary

Menjadi orang tua itu nggak ada sekolahnya, padahal itu pekerjaan paling susah! (terdengar di sebuah lokakarya parenting) Menjadi orang tua sudah cukup menantang, apalagi menjadi orang tua tunggal bagi 2 anak. Dalam buku “Single Mom Diary” ini, Mbak Rahayu Ujianti Putu mencoba membagikan pengalamannya : bagaimana dia menjaga kestabilannya di tengah berbagai badai yang melanda…

20th Anniversary of ALIVE Celebration

Mendengar Aktif – Salah satu ketrampilan inti seorang pendidik. Bukan sekedar mendengar dan lewat, tapi secara aktif mampu melihat emosi yang sedang dirasakan si pembicara dan mampu membantu pembicara mengenali perasaannya dan nilai yang menimbulkan perasaan itu. Ingin belajar lebih lanjut? Silakan ikuti acara Lokakarya Pendidik di lokasi terdekat. (Photo: 20th Anniversary of ALIVE Celebration,…

INSPIRASI KEBANGSAAN DARI RUANG KELAS

Untuk para pendidik yang berwawasan kebangsaan, ada buku bagus yang bisa menjadi inspirasi anda. Mari belajar dari Willem Iskander, yang bersiteguh menggunakan bahasa Mandailing untuk mengajarkan ilmu-ilmu eksakta di sekolahnya sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah. Mari belajar dari Ki Hadjar Dewantara yang banyak dipengaruhi pemikir barat seperti Montessori dan Froebel namun tetap memasukkan unsur-unsur budaya…

Gigih – tahu apa yang diinginkan, dan bersedia membayar dengan keringat, air mata, dan darah.

Trainer LVE berjilbab oranye yang berfoto bersama Diane Tillman ini adalah Fitria Laurent. Di kalangan trainer LVE Indonesia, beliau juga dikenal sebagai “Ninja Hatori” karena selalu mendaki gunung lewati lembah untuk mencapai sekolah-sekolah dan komunitas yang membutuhkan lokakarya LVE. Bagi kami, Fitria adalah perwujudan dari nilai GIGIH. (Photo: 20th Anniversary of ALIVE Celebration, 19-23 November…

AMAN – bisa mengekspresikan diri apa adanya tanpa merasa terancam

Salah satu kelakar yang sering terlontar di antara trainer LVE adalah, “Kita sangat berhasil menciptakan suasana berbasis nilai kalau para peserta lokakarya merasa aman untuk tidur di tengah acara.” Kelakar yang sebetulnya sangat berdasar. Para peserta (yang kebanyakan pendidik) sudah sekian lama hidup dalam tekanan pekerjaan dan birokrasi. Kalau para trainer berhasil memberi ruang bagi…