Eklin A. de Fretes, setelah menjadi Trainer LVE sejak 2016. Mulai mengadakan beberapa training LVE dengan nuansa lintas agama di Maluku, khususnya di Pulau Ambon. ‚ÄúSegregasi wilayah di Maluku, membuat perjumpaan antara masyarakat lintas agama di Maluku menjadi sangat minim. Saya yakin, dengan training-training LVE bagi masyarakat lintas agama akan menjadi wadah untuk masyarakat lintas agama saling terbuka, berbagi, hingga menepis kecurigaan.”

Pria kelahiran Masohi, 19 November 1991 ini, kini bersama salah satu Komunitas perdamaian di Ambon, sedang menjalankan LVE bagi pemuda-pemudi lintas agama di Ambon. Dalam kegiatannya, LVE dikolaborasikan dengan beberapa materi terkait lintas agama “Bagi saya, training LVE di Maluku tidak hanya bertujuan untuk menciptakan orang menjadi Trainer LVE lagi. Hal yang paling penting ialah lewat training LVE, masyarakat Maluku dapat menyadari nilai-nilai yang membuat mereka dapat terus merawat perdamaian.”

SANI (Salam Nilai)
dari Ambon